Mikrotik adalah sistem operasi berbasis linux yang di kembangkan di negara latvia. Mikrotik di Indonesia sering di sebut sebagai sebuah alat router.
Sebenarnya mikrotik dan router adalah dua hal yang berbeda. Perbedaan mikrotik dan router tersebut dapat dilihat dari jenis fisiknya. Dimana mikrotik adalah software atau perangkat lunak, dan router adalah hardware atau perangkat keras.
Fungsi Mikrotik yang sering kita dengar :
- Konfigurasi Jaringan Lokal
- Sebagai Server Hotspot atau Voucheran
- Sebagai Server PPPoE atau Internet Rumahan
Jenis Mikrotik :
- Mikrotik RouterOS
- jenis Mikrotik yaitu RouterOS, di mana OS yang di pakai berbasis UNIX dan memiliki nilai plus di banding RouterBoard. Selain itu jenis ini juga menyediakan fitur mulai dari paket firewall, hotspot, paket router, bridge, proxy server, dan sebagainya. Hanya dengan menggunakan OS saja, kamu sudah bisa membangun router sendiri.
- Mikrotik RouterBoard
- Mikrotik yang kedua adalah RouterBoard, berbeda dengan RouterOS yang memanfaatkan software. Mikrotik jenis ini memanfaatkan sistem operasi perangkat keras yang di kembangkan oleh perusahaan milik Mikrotik.
- RouterBoard terdiri dari sebuah RAM, ROM, processor, dan flash memory. Yang di mana harga pasarannya cukup terjangkau, yaitu sekitar 300 – 800 ribu rupiah saja untuk satu perangkat RouterBoard.
Mikrotik adalah salah satu perangkat lunak yang sangat penting, khususnya bila kamu ingin membuka sebuah jaringan internet seperti warnet, wifi voucher, rt rw net dan lain lain.